Kontak Info:

Phone:021 29134017
Mobile:+62 877-7177-5663
Website:Belipart
biaya servis turun mesin di bengkel resmi dan kenali penyebab motor harus bongkar mesin
Umum

Menakar Biaya Turun Mesin Dan Kenali Penyebab Awalnya

Sudah pasti yang namanya mencegah selalu lebih baik daripada harus mengobati. Hal ini juga perlu diamini untuk kalian para Bikers yang malas servis atau sekadar ganti oli secara rutin. Sebab kalau nggak dirawat dengan baik, mesin bakal cepat rusak hingga akhirnya membutuhkan biaya “operasi” yang mahal. Yang tadinya servis rutin cuma butuh ratusan ribu, pas motor sudah kejang-kejang ternyata biaya turun mesin bisa sampai jutaan rupiah, loh. Bicara soal servis turun mesin, banyak hal yang menjadi penyebabnya. Salah satunya perlakuan acuh tak acuh seorang tuan pada tunggangannya. Seperti di bawah ini.

 

Turun Mesin Akibat Cuek dan Lalai 

Mari kita buka dosa yang setidaknya pernah kita lakukan satu per satu. Pertama, telat ganti oli mesin sampai tinggal sisa tetes penghabisan. Kedua, jarang atau belum pernah servis besar yang idealnya tiap 6 bulan sekali. Ketiga, riding style yang asal-asalan dan nggak berperi-kemotoran. Keempat, memaksakan limit mesin untuk di-bore up. Dan kelima, menganggap sepele peran air radiator sebagai cairan pendingin. Padahal cairan radiator ini menjaga mesin biar tetap dingin. Kalau coolant atau cairan radiator habis, mesin bakal overheat dan akhirnya seher ngejim.

bersihkan radiator
Bersihkan radiator mesin agar sistem pendinginan tetap optimal mencegah mesin overheat

Gimana? Adakah salah satu di atas yang akhirnya bikin kalian kepikiran? Kalau begitu, cepat-cepat diperiksakan ke bengkel aja, boskuh! Tapi, setiap permasalahan bisa kita hindari dengan beberapa langkah pencegahan dan lebih peka terhadap perubahan pada motor. Perhatikan tanda-tanda berikut ini sebelum kerusakan mesin makin parah!

Radiator Yamaha Vixion - STR

Radiator aftermarket untuk Yamaha Vixion merk STR

 

Radiator Yamaha Vixion - MHM

Radiator Aftermarket Yamaha Vixion merk MHM

 

Tanda-tanda Kerusakan Mesin

1. Asap motor berwarna putih

motor keluar asap putih layaknya fogging demam berdarah gejala turun mesin

Ini hal yang paling sering terjadi jika kondisi dalam mesin sudah sangat parah. Layaknya fogging, baunya pun bikin sesak paru-paru dan perih di mata. Keluarnya asap putih ini disebabkan karena banyaknya kasus DBD. Ini karena oli mesin rembes ke ruang bakar dan akhirnya ikut terbakar. Kalau ini sudah terjadi, sebaiknya segera dirujuk ke rumah sakit untuk motor. Gejala seperti ini biasa terjadi karena beberapa hal (pada umumnya) seperti ring piston lemah, silinder blok baret, seal klep sudah getas.

 

2. Motor Susah Nyala

Selain asap motor berwarna putih, mesin kini yang susah dihidupkan juga diakibatkan karena oli rembes ke ruang pembakaran. Sehingga busi jadi basah bercampur oli, yang lama kelamaan busi bakal dipenuhi kerak hitam. Selanjutnya, busi jadi cepat mati. Masih ada kaitannya dengan poin 1 diatas. Oli yang rembes ke ruang bakar bisa terjadi karena seal klep bocor, silinder blok lecet, ring piston lemah. Biaya perbaikannya nggak sampai sejuta. Dengan catatan, komponen bermasalah hanya yang tadi disebutkan di atas.

 

Ring Piston Motor, Dari Fungsi Hingga Tanda Kerusakan

 

3. Suara Mesin Kasar

Beruntut dengan 2 poin di atas, suara mesin kasar juga bisa menjadi pertanda kalau motor harus turun mesin. Ini disebabkan karena kapasitas oli mesin sudah tiris dan jauh berkurang dari volume awal, bahkan mungkin sudah benar-benar habis. Mesin kasar ini bermacam-macam, bro. Kasar dibagian blok mesin depan, bisa jadi yang bermasalah hanya dibagian silinder blok atau head. Bunyi kasar yang dimaksud adalah seperti komponen bergesekan satu sama lain. Tinggal dicari mana komponen yang mekanismenya bergesekan satu sama lain. Kalau bunyi kasar seperti suara pukulan / ketukan, kemungkinannya juga beragam. Misalnya saja, klep yang “tertabrak” piston sehingga payung klep bisa bengkok. Ganti klep dan piston, beres. Biaya ganti klep sekitar 100rb-an, piston 150rb, kira-kira.

 

4. Kerja Mesin Ngempos

Gimana jadinya kalau kalian disuruh makan terus tapi nggak dikasih minum, pasti seret kan? Begitu pula dengan motor. Saat mesin nggak bertenaga, biasanya oli mesin sudah habis, sehingga nggak optimal melumasi komponen yang bergesekan. Sehingga, lama-lama seher atau ring seher jadi lemah atau blok baret dan akhirnya kompresi motor bocor.

 

Biaya Servis Motor Yamaha yang Turun Mesin

belah turun mesin bagian silinder blok dan silender head

Biaya yang dikeluarkan dalam servis besar hingga turun mesin sangat beragam, tergantung dari pengerjaan. Misal yang bermasalah adalah blok mesin bagian depan atau atas (silinder blok dan headnya). Yang paling umum terjadi kerusakan adalah piston dan teman-temannya, blok silinder, klep, noken as berikut temlar dan lain-lain. Komponen tersebut paling sering rusak (pada umumnya) karena beban kerja dan perawatan rutin yang nggak seimbang.

Kalau misalkan bermasalah, biaya ganti ring seher sebenarnya tergantung dari harga sparepart yang kalian beli sedangkan biaya pasangnya sekitar 60rb – 100rb. Silinder blok yang baret ini cukup menyusahkan, sebab kebanyakan blok milik Yamaha (kekinian) nggak bisa direpair alias langsung ganti baru. Misalnya Yamaha Nmax, biaya ganti silinder blok set termasuk piston dan ring berkisar 500rb – 700rb.

Beda halnya pabrikan lain atau motor keluaran lama, silinder blok masih bisa dikorter dan bisa dipasang piston oversize. Biayanya otomatis lebih murah, biaya korter rata-rata 100rb, ditambah piston oversize sekitar 200rb paling mahal merk OEM.

Untuk bongkar blok mesin atas dibutuhkan biaya setidaknya 700 – 800 ribuan, buat ganti piston, gasket top set, skir klep, korter, serta bongkar mesinnya. Bongkar mesin atas ini dilakukan jika ada kebocoran kompresi, piston aus atau bahkan ring piston aus. Barulah bongkar mesin secara menyeluruh dilakukan jika ada kerusakan di bagian stang piston dan bearing yang rusak.

Cylinder Block + Ring + Piston Honda Beat - MHM

Silinder blok set Honda Beat beserta piston + ring merk MHM

Youtube Belipart